

Bagi para pelancong yang melintasi berbagai penjuru Thailand, pemandangan pohon Thong Urai yang dihiasi dengan bunga kuning cerah pasti sudah akrab di mata. Mekar dalam rumpun emas yang memukau, pohon ini langsung menarik perhatian siapa saja. Namun, Thong Urai lebih dari sekadar tanaman hias; masyarakat meyakini pohon ini sebagai pohon keberuntungan yang membawa rezeki dan kemakmuran bagi siapa pun yang menanamnya.
Thong Urai merupakan semak hijau abadi berukuran kecil hingga sedang dengan tinggi umumnya 2-5 meter, meski bisa tumbuh hingga 8 meter. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuannya berbunga sepanjang tahun, menghadirkan rona kuning keemasan di segala musim. Khususnya saat musim kemarau, ketika pepohonan lain tampak layu, Thong Urai justru tetap semarak, meramaikan lingkungan dengan bunga-bunganya yang melimpah dan menawarkan suasana yang menyegarkan.
Jika Anda berkunjung ke HatYai, jangan heran jika banyak menemukan Thong Urai berjajar di tengah jalan, trotoar, depan rumah warga, bahkan di depan gedung pemerintah. Penanaman Thong Urai secara luas di HatYai didasari tidak hanya karena keindahan dan ketahanannya, tapi juga kepercayaan akan kemampuannya menarik energi baik, menumbuhkan kemakmuran bagi kota dan masyarakatnya.
Dikenal tahan banting, mudah ditanam, dan minim perawatan, Thong Urai sangat digemari sebagai pohon penghias di ruang publik. Popularitasnya bahkan meluas hingga negara tetangga seperti Malaysia dan Indonesia, yang juga menanam Thong Urai di sepanjang jalan dan area publik—menunjukkan betapa cocoknya pohon ini sebagai tanaman hias perkotaan.

